Selamat Datang

Assallamualaikum Wr. Wb,
Please Welcome to "Indahnya Belajar Akuntansi" Blog's. Congratulations and Good Usefull Reading to All


Hati Riang, Akuntansi - pun Gampang...Emak-Bapak ikut Senang..

Kamis, 03 November 2011

KARAKTERISTIK AKUNTANSI MANAJEMEN


Sebelumnya  kita ketahui dulu perbedaan dari Akuntansi Manajemen vs Akuntansi Keuangan untuk mengindari pengertian yang tumpang tindih.
No
Faktor Perbedaan
Akuntansi Manajemen
Akuntansi Keungan
1
Tujuan Utama
Pihak internal perusahaan yaitu manajemen pada berbagai tingkatan
Pihak-pihak eksternal perusahaan yaitu kreditor, pemerintah, dan investor
2
Dasar Penyusunan Laporan
Biaya dan manfaat, hubungannya dengan teori keputusan manajamen
Prinsip Akuntansi Yang diterima Umum (GAAP)
3
Objek yang diukur dan dikomunikasi
Prestasi para manajer pada berbagai tingkatan organisasi
Kondisi dan kemampuan ekonomi perusahaan secara keseluruhan
4
Orientasi Laporan
Orientasi masa depan, prediksi dengan mempertimbangkan factor ekonomi dan non ekonomi
Masa lalu, penilaian historical terhadap kemampuan ekonomi masa lalu
5
Bentuk Laporan
Terinci untuk setiap kegiatan, devisi, jenis produk, daerah dll
Ringkas, dan berhubungan dengan perusahaan secara keseluruhan
6
Isi Laporan
Anggaran, Laporan biaya, laporan perstasi, laporan analisis khusus, dll
Laporan keuangan : nerca, L/R, perubahan modal
7
Tingkat Presisi
Presisi dan akurasinya lebih tinggi
Presisi dan akurasinya lebih rendah, karena yang penting cepat/tepat waktu
8
Sifat Mandatori
Tidak bersifat mandatori, yang penting manfaat informasi
Bersifat mandatory mengikuti mandate badan atau penguasa tertentu

Dengan perkembangan bisnis yang semakin meningkat maka praktek-praktek manajemen harus ditingkatkan untuk menghadapi terhadap tekanan persaingan global.

Factor-faktor utama yang mempengaruhi perkembangan akuntansi manajemen adalah :

a.       Orientasi kepada pelanggan
Perusahaan menciptakan keunggulan kompetitif malalui penciptaan nilai yang lebih baik bagi pelanggan pada tingkat biaya yang sama atau lebih rendah dari pada tingkat harga para pesaingannya.
Nilai pelanggan (customer value) adalah selisih antara apa yang pelanggan terima dengan apa yang pelanggan berikan.
Produk total adalah manfaat yang diterima pelanggan baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud dari membeli suatu barang.
Pengorbanan pelanggan adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli produk, waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk membeli produk, waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk mencari dan mempelajari penggunaan  produk tersebut dan biaya pasca pembelian.

b.      Perspektif Lintas Fungsional
Akuntan manajemen harus memahami tugas-tugas bisnis dan memahami  tentang kebutuhan perusahaan yang terlibat dalam perdagangan internasional.
Akuntansi manajemen, pemasaran dan manajemen harus ada keterkaitan karena pendekatan nilai rantai digunakan dan nilai pelanggan diutamakan. Karena fungsi-fungsi diatas saling berkaitan.
Sebagai contoh : perusahaan manufaktur merangsang pedagang besar dan pengecer untuk membeli lebih banyak produk dari yang mampu mereka jual dan cepat.  Akibatnya persediaan menumpuk dan pedagang besar dan pengecer menghentikan pembelian selama waktu tertentu. Dalam hal kasus diatas selain masalah pemasaran tetapi juga produksi juga berpengaruh sehingga mengalami ketika menentukan dalam produksinya.

c.       Persaingan Global
Karena sekarang ini sudah terjadi perdagangan bebas maka timbulnya adanya persaingan akan penjualan barang baik dari dalam negeri ataupun dari luar negeri.  Karena ketatnya persaingan biaya pengambilan keputusan yang buruk karena didasarkan pada mutu informasi yang rendah telah meningkat tajam. Oleh karena itu dibutuhkan informasi akuntansi manajemen yang baik.

d.      Manajemen Mutu Total (TQM)
Filosofi dari manajemen mutu total adalah dimana peusahaan berusaha menciptakan satu  lingkungan yang memungkinkan pekerjaannya menghasilkan produk sempurna (zero defect), dan menggantikan “prinsip” mutu yang dapa diterima di masa lalu.

e.       Waktu sebagai Unsur Kompetitif
Waktu adalah unsure penting dan semua tahap value chain. Perusahaan bertaraf dunia mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai pasar dengan cara memperpendek siklus desain, implementasi, dan produksi.
Perusahaan mengirim produk dengan cepat melalui penghapusan waktu yang tidak bernilai tambah, waktu yang tidak berguna bagi pelanggan
f.       Kemajuan Tekhnologi Informasi
a.       Berkaitan erat dengan manufaktur yang ada hubungannya dengan computer;
b.      Menyediakan alat-alat yang dibutuhkan, seperti tersedianya personil computer, software kertas kerja dan paket-paket grafis.

g.       Kemajuan Lingkungan Manufaktur
Kemajuan d bidang teknologi dan proses produksi mempunyai dampak yang cukup besar terhadap lingkungan manufaktur seperti kalkulasi biaya produksi, system pengendalian,  perilaku dan daya lacak biaya, penganggaran modal, dll.
Sistem manufaktur tradisional adalah produksi diteruskan oleh system dan usaha-usaha selanjutnya dilakukan untuk menjual sebanyak mungkin unit diproduksi.
System just in time adalah system yang memproduksi barang hanya ketika produk dibutuhkan dan hanya dalam jumlah yang diminta oleh konsumen.

h.       Pertumbuhan dan Deregulasi dalam Industri Jasa
Dalam era geregulasi, banyak isu yang dihadai industry manufaktur mulai muncul pada sector jasa, produktifitas, efisisnesi biaya, kepuasan pelanggan dan persaingan berdasarkan waktu. Dengan kebutuhan akan informasi dan produktifitas yang lebih baik, sector jasa akan meningkatkan permintaannya terhadap informasi akuntansi manajemen.

i.         Manajemen Berdasarkan Aktifitas (ABM)
Adalah suatu system yang luas, pendekatan terintergrasi yang memfokuskan perhatian manajemen pada aktifitas dengan tujuan meningkatkan nila pelanggan dan keuntungan. ABM mengutamakan kalkulasi biaya berdasarkan aktifitas dan analisi nilai proses. ABM meningkatkan akurasi pembebanan biaya karena melakukan penelusuran biaya aktifitas dan selanjutnya biaya produk atau pelanggan yang mengkonsumsi berbagai aktifitas tersebut.

Tidak ada komentar: