Selamat Datang

Assallamualaikum Wr. Wb,
Please Welcome to "Indahnya Belajar Akuntansi" Blog's. Congratulations and Good Usefull Reading to All


Hati Riang, Akuntansi - pun Gampang...Emak-Bapak ikut Senang..

Selasa, 25 Oktober 2011

METODE PENCATATAN AKUNTANSI → PENDAPATAN

Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk itu mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.
Sumber ; Ikatan Akuntan Indonesia

Pendapatan adalah aliran masuk atau kenaikan lain aktiva suatu badan usaha atau pelunasan utang (kombinasu dari keduanya) selama suatu periode yang berasal dari penyerajan atau pembuatan barang, penyerahan jasa, atau dari kegiatan lain yang merupakan kegiatan lain yang merupakan kegiatan utama badan usaha.
Sumber : Zaki Baridwan dalam Intermediate Accounting

Pendapatan adalah merupakan kenaikan kotor atau garis dalam modal pemilik yang dihasilkan dari penjualan barang dagangan, pelayanan jasa kepada klien, penyewaan harta, peminjaman uang dan semua kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh penghasilan.
Sumber : C. Rollin Niswonger, Carl S. Warren dan Philip E. Fees (1992 : 56-57).

Ada dua konsep tentang pendapatan :
  1. konsep pendapatan yang memusatkan pad arus masuk (inflow) aktiva sebagai hasil dari kegiatan operasi perusahaan. Pendekatan ini menganggap pendapatan sebagai inflow of net asset.
  2. Konsep pendapatan yang memusatkan perhatian kepada penciptaan barang dan jasa serta penyaluran konsumen atau produsen lainnya, jadi pendekatan ini menganggap pendapatan sebagai outflow of good and services
Jika pendapatan dirumuskan dengan cara lain maka pengecualian harus jelas, misalnya pendapatan diakui sebelum arus masuk aktiva benar-benar terjadi.
Menurut Soemarso SR Sumber pendapatan ada 2 yaitu :
  1. pendapatan Operasi yaitu pendapatan yang diperoleh dari aktifitas utama perusahaan;
  2. Pendapatan non operasi yaitu pendapatan yang diperoleh bukan dari kegiatan  utama perusahaan.
Yang bukan sumber pendapatan diantaranya adlah :
Ø      laba dari penjualan aktiva yang bukan berupa barang dagangan seperti aktiva tetap, surat berharga, atau penualan anak atau cabang perusahaan.
Ø      Hadiah, sumbangan atau penemuan
Ø      Revaluasi aktiva
Proses pendapatan ada 2 macam diantaranya adalah :
  1. proses pembentukan pendapatan (Earning Process) > konsep tentang terjadinya pendapatan
  2. proses realisasi pendapatan (realization  process) > proses pendapatan yang terhimpun atau terbentuk sesudah produk selesai dikerjakan dan terjual atas kontrak penjualan.
Ada 4 dasar penialaian pendapatan :
    1. Biaya Historis (historical cost) : Aktiva yang dicatat sebesar pengeluaran kas (atau setara kas) yang dibayar sebesar nilai wajar dari imbalan yang diberikan untuk memperoleh aktiva tersebut pada saat perolehan.
    2. Biaya Kini (current cost) : aktiva yang dinilai dalam wujud kas (atau setara kas) yang seharusnya dibayar bila aktiva sama atau setara yang diperoleh sekarang.
    3. Nialai realisasi atau penyelesaian (realization/setllement value) : Aktiva dinyatakan dalam jumlah kas (atau setara kas) yang sama atau setara kativa yang sekarang dengan menjual aktiva dalam pelepasan normal (orderly disposal)
    4. Nilai Sekarang (present value ) : Aktiva dinyatakan sebesar kas masuk bersih dimasa depan yang didiskontokan ke nilai sekarang dari pos yang diharapkan dapat memberikan hasil pelaksanaan usaha normal.
Dasar pengukuran pendapatan :
  1. Cash Equivalent
Jumlah rupiah kas penghargaan produk yang terjual baru akan menjadi pendapatan yang sepenuhnya setelah produk yang terjual baru akan diproduksi dan penjualan benar-benar terjadi
  1. Nilai setara kas
Jumlah rupiah kas yang diperkirakan atau diterima atau dibayarkan pada masa mendatang dari hasil, penjualan aktiva dalam kegiatan normal perusahaan.
  1. Harga dibawah pasar
Harga pasar yang berlaku sekarang tetap, nilainya dibawah harga semula
  1. Harga pasar
Harga jual bersih yang diperkirakan dikurangi biaya simpanan, biaya penjualan dan biaya penyerahan produk.
  1. Harga kesepakatan
Harga dimana yang merupakan kesepakatan dengan pelanggan dari setiap jumlah rupiah penjualan yang disepakati engan pelanggan.

Dasar pengakuan pendapatan
  1. Pengakuan pendapatan diakui pada saat proses produksi
Biasanya dilakukan oleh peruahaan yang menjalankan produksi untuk kontrak jangka panjang .
Ø      Metode Persentase Penyelesaian (Percentage of Completion Method)
Adalah bantu alternative atas metode kontrak selesai. Pendapatan dicatat berdasarkan tingkat kemajuan pekerjaan atau dengan kata lain jumlah pendapatan yang diakui tiap periode ditemtukan berdasarkan tingkat penyelesaian, bagian pendapatan dan beban (dan juga laba) diakui ketika dihasilkan pada setiap periode akuntansi.
z. Pengukuran Masukan (input measure) : upaya yang dikorbankan pada suatu proyek paa tanggal tertentu dibandingkan dengan total upaya yang diperkirakan yang dibutuhkan untuk penyelesaian proyek.
Z1. metode biaya ke biaya (cost to cost method) : ditentukan dengan membandingkan biaya yang telah dikeluarkan dengan estimasi biaya total yang diharapkan.
Z2. metode usaha yang diupayakan (effort expended method)
Pengukurannya berdasarkan pekerjaan yang meliputi jam kerja, jam mesin, atau kuantitas bahan.
z. Pengeluaran keluaran (output measure)
adalah hasil pada tanggal tertentu dibandingkan dengan total hasil kerja proyek yang diselesaikan.
Ø      Metode kontrak selesai (completed contract method)
Diakui jika pekerjaan sudah selesai 100%. Semua biaya selama pelaksanaan dalam pekerjaan. Metode hanya digunakan jika metode persentase penyelesaian tidak tepat.

  1. Pengakuan pendapatan pada saat selesainya produksi
B1. adanya harga jual yang dapat ditentukan atau harga pasar yang stabil;
B2. biaya pemasaran yang tidak besar
B3. unit-unit yang dipertukarkan pelaporan pendapatan pada waktu penyelesaian produsksi tergantung pada tingkat kepastian dimana harga jual dan biaya tambahan dapat diestimasi.

  1. pengakuan pendapatan pada saat penjualan
c1. harga produk sekarang lebih pasti
c2. produk telah berada diluar perusahaan dan aktiva baru sudah menggantikannya, yakni pertukaran telah terjadi.
C3. untuk sebagian perusahaan, penjualan diasumsikan sebagai peristowa keuangan  yang paling penting dalam kegiatan ekonomi perusahaan.
C4. sebagian besar biaya yang menyangkut pembuatan atau perolehan produk dan biaya pelepasan sekarang telah terjadi atau sekarang sudah ditentukan.

  1. Pengakuan pendapatan pada saat pengakuan kas
Biasanya sering dijumpai pada perusahaan yang melakukan penjualan secara angsuran

METODE PENCATATAN PENDAPATAN
  1. Metode Cash Basis
Suatu sistem dimana endapatan belum diakui sebelum pendapatan tersebut belum diterima.
  1. Metode Acrual Basis
Pendapatan dicatat pada saat terjadi hak tanpa memperhatikan pendapatan tersebut diterima.

Metode pengakuan pendapatan untuk penjualan jasa
  1. metode kerja khusus > digunakan untuk pemaparan jasa yang dihasilkan dengan melakukan aksi tunggal misalnya dokter gigi.
  2. Metode kinerja profesional > mengakui pendapatan jasa  yang dihasilkn oleh lebih dari satu aksi tunggal dan hanya ketika jasa melebihi satu periode akuntansi
  3. Metode kinerja selesai > mengkui pendapatan jasa yang dihasilkan dengan melakukan serangkaian tindakan dimana terakhir sangat penting dalam hubungannya dengan total transaksi dimana pendapatan jasa dianggap telah dihasilkan hanya setelah tindakan terakhir terjadi.
  4. Metode penagihan > pendapatan jasa diakui ketika ketidakpastian sangat tinggi atau estimasi beban yang terkait dengan pendapatan tidak dipercaya sehingga persyaratan reliabilitas tidak dipenuhi.

Untuk contohnya akan saya berikan as soon as posible (secepatnya)

Tidak ada komentar: